Bandar Baru – Jurusan Teknik Bodi Otomotif (TBO) SMKN 1 Bandar Baru hari ini menjadi pusat perhatian dengan digelarnya Uji Kompetensi Keahlian (UKK) yang diikuti oleh para siswa berbakat. UKK ini tidak hanya menguji kemampuan teknis siswa, tetapi juga mental dan ketelitian mereka dalam menghadapi tantangan dunia industri otomotif.
Yang menarik, UKK kali ini menghadirkan penguji eksternal yang kompeten di bidangnya, Bapak Martonis, S.ST. Kehadiran beliau memberikan nilai tambah pada ujian ini, karena standar penilaian yang digunakan sesuai dengan tuntutan industri otomotif yang terus berkembang.
"Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Bapak Martonis sebagai penguji eksternal. Beliau telah memberikan masukan yang sangat berharga bagi siswa kami," Bapak Hafiez Assad, S.ST yang menjabat sebagai kepala Program keahlian jurusan tersebut.
UKK ini merupakan agenda tahunan yang wajib diikuti oleh seluruh siswa SMK, sebagai bagian dari proses evaluasi dan sertifikasi kompetensi. Bagi siswa jurusan TBO, UKK ini adalah kesempatan emas untuk menunjukkan keahlian mereka dalam memperbaiki dan memodifikasi bodi kendaraan.
"UKK ini adalah momen penting bagi kami untuk membuktikan bahwa kami siap terjun ke dunia kerja. Kami telah belajar dan berlatih keras untuk menghadapi ujian ini," kata salah satu siswa peserta UKK.
Para siswa tampak antusias dan bersemangat dalam mengikuti serangkaian ujian yang telah disiapkan. Mereka menampilkan keahliannya dalam berbagai aspek, mulai dari pengecatan, perbaikan bodi, hingga pengelasan.
Kepala Sekolah SMKN 1 Bandar Baru, Ibu Dina Safarina, S.Si, menyampaikan bahwa UKK ini adalah salah satu upaya sekolah untuk meningkatkan kualitas lulusan dan memastikan mereka memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri.
"Kami ingin lulusan SMKN 1 Bandar Baru tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga memiliki keterampilan yang mumpuni dan diakui oleh dunia industri," tegasnya.
Dengan program pelaksanaan UKK ini, diharapkan para siswa jurusan TBO SMKN 1 Bandar Baru dapat meraih hasil yang memuaskan dan mendapatkan sertifikat kompetensi yang dapat menjadi bekal mereka di masa depan.
